DITENGAH WABAH COVID-19 SEYCHELLES AKAN MELAKUKAN LOCKDOWN SELAMA 21 HARI



Seychelles akan mulai tengah malam pada hari Rabu menutup layanan yang tidak penting dan membatasi pergerakan orang selama 21 hari untuk mencegah penyebaran Covid-19. Semua toko termasuk restoran, gerai makanan yang dibawa pulang akan tetap tutup kecuali toko kelontong dan obat-obatan, kata pernyataan itu.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah seorang pria berumur 26 tahun dariello, yang bekerja sebagai staf penanganan darat di bandara internasional, diuji positif untuk coronavirus pada hari Senin, menjadikan total kasus negara menjadi 11. Bandara akan tetap ditutup hingga akhir April sementara pengawasan maritim baru akan diterapkan di negara kepulauan itu.

Presiden Danny Faure mengatakan dalam sebuah pidato pada hari Senin. Hanya karyawan yang menyediakan layanan penting yang akan diizinkan untuk sampai ke tempat kerja mereka dengan kendaraan angkutan umum yang beroperasi pada tingkat seminimal mungkin. Orang-orang telah diarahkan untuk tetap di dalam rumah tetapi hanya diizinkan untuk keluar saat pergi ke toko makanan dan apotek.

Pasien Seychellois pertama yang dites positif Covid-19 pada 14 Maret, dan seorang wanita Belanda yang dites positif pada hari berikutnya, keduanya pulih dari penyakit, kata presiden. Seychelles, negara berpenduduk 96.000 orang, adalah tempat wisata populer yang terletak di lepas pantai timur Afrika.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan