CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI
Uni Eropa memuji Chad karena menghapus hukuman mati untuk kejahatan terorisme hampir lima tahun sejak eksekusi terakhirnya. Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Juru Bicara Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Virginie Battu-Henriksson, mengatakan langkah Chad harus ditiru oleh negara-negara lain yang masih mengizinkan hukuman mati.
"Dengan undang-undang ini, Chad telah menjadi negara Afrika ke-22 yang menghapuskan hukuman mati untuk semua kejahatan," kata Battu-Henriksson."Ini mengirimkan sinyal kuat ke negara-negara lain di seluruh dunia dan berkontribusi terhadap penghapusan hukuman mati secara bertahap di Afrika.
80% dari Negara-negara Anggota Uni Afrika sudah menjadi abolisionis dalam hukum atau dalam praktik. Uni Eropa sangat menentang untuk hukuman mati dalam segala situasi. "Chad mengesahkan undang-undang pada tahun 2016 untuk menghapuskan hukuman mati, tetapi membuat pengecualian bagi pelaku terorisme.
Negara Sahel sekarang menjadi anggota ke-22 dari Uni Afrika untuk menghapuskan hukuman mati. Battu-Henriksson mengatakan keputusan Chad adalah langkah positif menuju harmonisasi kerangka peradilan G5 Sahel dalam perang melawan terorisme.

Comments
Post a Comment