KOREA MENUTUP KEDUTAAN BESARNYA DIKARENAKAN DAMPAK DARI VIRUS CORONA



Beberapa kedutaan besar di Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) ditutup pada hari Senin karena banyak diplomat diterbangkan menyusul minggu-minggu pembatasan karantina ketat yang diberlakukan oleh Pyongyang atas penyebaran virus coronavirus baru (COVID-19). 

Sejauh ini DPRK belum mengkonfirmasi satu infeksi tetapi telah memberlakukan aturan ketat, termasuk menutup perbatasannya dan menempatkan ribuan warga negaranya ke karantina. Ratusan orang asing termasuk diplomat juga diminta untuk tinggal di tempat mereka sendiri. 

Duta Besar Rusia Alexander Matsegora menggambarkan kondisi itu sebagai "penghancuran moral."Pembatasan itu mereda pekan lalu dan lebih dari 200 orang asing diizinkan meninggalkan kompleks mereka. Evakuasi Senin datang setelah laporan bahwa penerbangan khusus sedang diatur untuk menerbangkan diplomat dan orang asing lainnya dari Pyongyang ke kota Rusia Vladivostok.

"Sedih mengucapkan perpisahan pagi ini kepada rekan-rekan dari Kedutaan Besar Jerman dan Kantor Prancis #NorthKorea (DPRK) yang ditutup sementara," tweeted Colin Crooks, duta besar Inggris untuk Pyongyang, menambahkan bahwa kedutaannya akan tetap terbuka. 

Situs web bandara Vladivostok menunjukkan penerbangan Air Koryo JS 271 telah tiba dari Pyongyang pada pukul 10:49 pagi waktu setempat (0049 GMT). Tidak segera jelas berapa banyak diplomat berada di kapal, tetapi laporan sebelumnya mengatakan sekitar 60 orang akan dievakuasi.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan