DALAM SERANGAN ROKET YANG DILUNCURKAN DI IRAN MENEWASKAN PERSONEL AS DAN INGGRIS



Dua orang Amerika dan satu orang Inggris tewas dan sekitar selusin orang terluka ketika 18 roket kecil menghantam kamp militer Taji Irak di utara Baghdad pada hari Rabu, menurut sumber-sumber Reuters. Para pejabat, yang memperingatkan jumlah korban tewas mungkin meningkat mengingat parahnya beberapa cedera, mengatakan terlalu dini untuk menyalahkan.

Setiap indikasi bahwa milisi yang didukung Iran bertanggung jawab dapat memicu putaran baru konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran. Eskalasi militer terakhir menyebabkan serangan AS pada bulan Januari yang menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani, yang, pada gilirannya, menyebabkan Iran menembakkan rudal ke sebuah pangkalan di Irak yang menampung pasukan AS, meninggalkan lebih dari 100 tentara dengan cedera otak.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berpendapat bahwa pembunuhan Soleimani diperlukan untuk menghalangi Iran dan kelompok-kelompok yang didukung Iran dari serangan tambahan. Koalisi militer pimpinan AS di Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa roket Katyusha 18.107 mm menghantam pangkalan dan menyarankan mereka mungkin telah ditembakkan dari sebuah truk.

Itu mengkonfirmasi tiga personil tewas dan sekitar selusin terluka tetapi menolak untuk mengungkapkan kewarganegaraan korban atau menawarkan informasi identitas lainnya."Serangan itu sedang diselidiki oleh Koalisi dan Pasukan Keamanan Irak," kata koalisi. Sebelumnya pada hari Rabu, militer Irak mengatakan tidak ada korban yang dilaporkan dalam serangan itu.

Dalam tanda kekhawatiran bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dapat mengarah ke konflik terbuka, Dewan Perwakilan Rakyat AS yang dipimpin Demokrat meloloskan undang-undang pada hari Rabu untuk membatasi kemampuan Presiden Donald Trump untuk berperang melawan Iran.

Presiden Republik telah terlibat dalam kampanye tekanan maksimum dari sanksi baru dan konflik retoris hampir konstan terhadap Iran, setelah menarik Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir internasional yang dicapai selama administrasi pendahulunya dari Demokrat, Barack Obama.

Ketegangan antara Washington dan Teheran sebagian besar terjadi di tanah Irak dalam beberapa bulan terakhir. Kelompok-kelompok paramiliter yang didukung Iran secara teratur meroket dan menembaki pangkalan-pangkalan di Irak yang menjadi tuan rumah pasukan AS dan daerah di sekitar Kedutaan Besar AS di Baghdad. Milisi Kataib Hezbollah disalahkan atas serangan di pangkalan tahun lalu yang menewaskan seorang kontraktor Amerika, yang menyebabkan serangan balasan AS terhadap Irak di Irak dan Suriah.

Media pemerintah Suriah melaporkan pada hari Rabu bahwa jet tak dikenal menghantam sasaran di tenggara kota Suriah di sepanjang perbatasan dengan Irak. Namun sejauh ini tidak ada indikasi bahwa serangan itu dilakukan oleh Amerika Serikat. Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Amerika Serikat belum melakukan serangan balasan pada saat ini.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan