MILITER AS MEMBERIKAN BANTUAN PENGAMANAN UNTUK PANGKALAN DI KENYA
Bala bantuan dari Pasukan Respon Afrika Timur (EARF) Komando Afrika A.S. tiba di Teluk Manda di Kenya pada hari Minggu untuk meningkatkan upaya untuk mengamankan lapangan terbang setelah serangan oleh militan Al-Shabaab. Militan Al-Shabaab berusaha untuk menyerang pangkalan militer Pasukan Pertahanan Kenya di Kabupaten Lamu pada hari Minggu pagi menewaskan tiga personil militer A.S. Empat tersangka militan juga tewas dalam serangan itu.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh AFRICOM pada hari Senin mengatakan bahwa EARF menawarkan pasukan penyebaran yang siap tempur dan cepat yang kemampuannya untuk menanggapi berbagai insiden menyediakan "kemampuan penguatan panggilan yang terbukti dan tidak ternilai pada saat dibutuhkan."
AFRICOM tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang jumlah personel EARF atau peralatan militer yang dikerahkan. AFRICOM juga membantah tuduhan yang beredar online dengan akun media sosial yang tidak diverifikasi bahwa komandan pasukan Jenderal Stephen Townsend terbunuh dalam serangan itu.
"Laporan kematian saya sangat dilebih-lebihkan. Ini adalah contoh lain dari kebohongan, propaganda dan berita palsu yang datang dari al-Shabaab dan aktor jahat lainnya seperti Iran dan para prokinya," sebuah pernyataan dari Townsend membaca sebagian.
AFRICOM menambahkan bahwa penyelidikannya tidak menemukan serangan itu terhubung ke Iran. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat telah meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah serangan pesawat tak berawak Jumat lalu yang menewaskan komandan militer Iran Qasem Soleimani di Baghdad.
"Sementara keterlibatan Iran tidak diduga dalam serangan itu, Komando Afrika A.S. telah mengamati negara-negara lain, termasuk Iran, mencari pengaruh yang meningkat di Tanduk Afrika." AFRICOM berkata. Al-Shabaab telah melakukan serangan balasan terhadap Kenya menyusul pengerahan militer Kenya di negara tetangga Somalia pada 2011 untuk memerangi kelompok teroris itu.

Comments
Post a Comment