TOPAN FILIPINA MENGAKIBATKAN KORBAN BERTAMBAH MENJADI 28 ORANG



Korban tewas akibat Topan Phanfone yang menghantam Filipina tengah dengan hujan lebat dan angin kencang yang dimulai Selasa naik menjadi 28, kata pemerintah, Jumat. Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Filipina (NDRRMC) mengatakan 13 tewas di Iloilo, empat di Capiz, dua di Aklan, satu di Leyte Selatan, dua di Leyte Selatan, dua di Leyte, satu di Biliran, tiga di Samar Timur, dan satu di Samar, provinsi di Filipina tengah.

Setidaknya 12 lainnya hilang, tambah NDRRMC. Topan Phanfone, yang mendarat pada Selasa sore di provinsi Samar Timur, meninggalkan jejak kehancuran saat menyapu Filipina tengah dan daerah di ujung selatan pulau utama Luzon. Banjir besar dilaporkan terjadi di banyak daerah yang terkena dampak.

Badan bencana nasional mengatakan hampir 186.000 orang di 584 desa di Filipina tengah telah terkena dampak topan. Lebih dari 2.000 rumah dan 55 rumah sekolah rusak akibat topan, kata agensi itu.

Hingga Jumat sore, Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) mengatakan Topan Phanfone tidak lagi secara langsung mempengaruhi negara itu dalam laporan terbarunya. Phanfone adalah topan ke-21 yang meluluhlantakkan Filipina tahun ini.

Filipina adalah salah satu negara paling rawan bencana di dunia terutama karena lokasinya di Cincin Api Pasifik dan sabuk topan Pasifik. Tanah longsor dan banjir bandang biasa terjadi di seluruh Filipina selama musim hujan, terutama ketika angin topan menghantam.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan