LIBYA MENUNTUT SIKAP AS SAAT TURKI MENJANJIKAN MILITER



Menteri Luar Negeri pemerintah Libya yang didukung PBB Mohamed Siala pada hari Minggu menuntut Amerika Serikat untuk mengambil "pendirian yang jelas dan eksplisit" mengenai kampanye militer tentara yang berbasis di timur dan di sekitar ibukota Tripoli. Permintaan Siala datang setelah juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus menyatakan keprihatinan atas permintaan dukungan militer pemerintah Libya yang didukung PBB.

Siala mengatakan bahwa Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) adalah satu-satunya perwakilan sah negara Libya, kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan."Menteri luar negeri menuntut pemerintah AS untuk mengambil sikap yang jelas dan eksplisit mengenai agresi di ibu kota Tripoli, yang ia gambarkan sebagai hambatan utama untuk jalur politik," kata pernyataan itu.

Departemen Luar Negeri A.S. pada hari Sabtu menyatakan keprihatinannya atas pemerintah dukungan PBB yang meminta dukungan militer dan ancaman tentara yang berbasis di timur untuk menyerang kota Misurata, sekitar 200 km sebelah timur Tripoli. Perdana Menteri Libya yang didukung PBB Fayez Serraj pada hari Kamis meminta Amerika Serikat, Inggris, Italia, Aljazair dan Turki untuk mengaktifkan perjanjian keamanan bersama.

Sementara itu pada hari Minggu, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan meningkatkan dukungan militernya kepada pemerintah Libya yang diakui secara internasional jika perlu, setelah keduanya menandatangani perjanjian kerja sama militer bulan lalu yang Washington dikritik sebagai "tidak membantu" dan "provokatif.

Turki mengatakan pihaknya bisa mengerahkan pasukan ke Libya jika GNA membuat permintaan seperti itu. Berbicara di provinsi utara Kocaeli, Erdogan mengatakan Turki baru-baru ini memberikan dukungan "sangat serius" kepada GNA, menambahkan Libya adalah negara yang Turki akan mendukung "dengan nyawanya.

Tentara yang berbasis di timur telah memimpin kampanye militer sejak awal April di dan sekitar Tripoli, berusaha untuk mengambil alih kota dan menggulingkan pemerintah yang didukung PBB. Ribuan orang terbunuh dan terluka dalam pertempuran itu, dan lebih dari 120.000 orang terlantar akibat kekerasan.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan