KERETA API BUATAN TIONGKOK DI GUNAKAN UNTUK LAYANAN TRANPORTASI
Kenya pada Selasa meluncurkan layanan kargo Nairobi-Naivasha
Standard Gauge Railway (SGR) dan depot peti kemas darat (ICD) yang diharapkan
akan merevolusi pengangkutan kargo curah melalui negara dan melintasi wilayah
Afrika Timur. Upacara peluncuran didukung oleh Presiden Kenya Uhuru Kenyatta
dan Anggota Dewan Negara Tiongkok Wang Yong.
"Hari ini, kami menandai dimulainya layanan kereta
barang ke Naivasha Inland Container Depot; dengan demikian membuat pernyataan
tegas bahwa kita sebagai manusia siap untuk naik." Presiden Kenyatta
berkata. Dimulainya layanan pengiriman dilakukan dua bulan setelah layanan
penumpang SGR antara Nairobi dan Naivasha diluncurkan.
Kereta api ini merupakan perpanjangan dari SGR buatan
Tiongkok yang menghubungkan kota pelabuhan Mombasa ke ibukota."Kami
sama-sama tetap berharap bahwa usaha ekonomi dan komersial lainnya akan
didirikan di sepanjang jalur, yang bersama-sama akan memicu penciptaan lapangan
kerja yang produktif, dan dalam proses mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan
di seluruh negara." kata Kenyatta.
Di pihaknya, Anggota Dewan Negara Tiongkok Wang Yong, yang
juga utusan khusus Presiden China Xi Jinping, memberi selamat kepada Kenya atas
peluncuran layanan transportasi barang baru. Wang mengatakan bahwa peluncuran
layanan SGR Nairobi-Naivasha menandai tonggak penting lain dalam sejarah
pembangunan kereta api di Kenya dan Afrika pada umumnya.
Dia juga mencatat bahwa jalur tersebut merupakan pencapaian
besar lain dari kerja sama Cina-Kenya dan Cina-Afrika tentang Inisiatif Belt
and Road (BRI)."Kami akan terus mempromosikan kerja sama Tiongkok-Kenya
seperti konektivitas fasilitas dalam kerangka kerja BRI untuk membangun
komunitas Cina-Afrika yang lebih dekat dengan takdir bersama." Kata Wang.

Comments
Post a Comment