JERMAN MELARANG ROKOK MASUK DALAM EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN



Blok konservatif Kanselir Jerman Angela Merkel mendukung undang-undang yang melarang iklan merokok dalam sebuah makalah kebijakan yang dirilis minggu ini. Kelompok parlemen blok pada hari Selasa menyetujui makalah dalam upaya untuk bertindak terhadap apa yang digambarkan sebagai penghindaran risiko kesehatan terbesar saat itu.

Iklan tembakau di televisi dan radio sudah dilarang di ekonomi terbesar Eropa sejak tahun 1975. Pembatasan lebih lanjut diperkenalkan pada tahun 2003 untuk mencegah iklan tembakau di bioskop sebelum jam 6:00 malam, dan di internet, di majalah dan surat kabar pada tahun 2007.

Negara itu membuat komitmen kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2005 untuk mengeluarkan "larangan komprehensif atas semua bentuk iklan tembakau" pada tahun 2010 tetapi tetap menjadi satu-satunya negara Uni Eropa yang mengizinkan iklan tembakau di bioskop dan di poster.

Pendukung kesehatan dan politisi telah lama berlomba untuk melarang iklan tembakau. Komisioner narkoba Jerman Daniela Ludwig, bulan lalu menyerukan larangan iklan tembakau luar ruang, yang katanya harus mencakup rokok dan semua produk uap."Anda tidak dapat mengakomodasi industri di sini. Merokok itu berbahaya, titik," kata presiden Asosiasi Medis Jerman Klaus Reinhardt bulan lalu.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa penggunaan rokok secara bertahap menurun di Jerman, tetapi vaping menjadi semakin populer. Blok penguasa konservatif yang berkuasa sebelumnya menentang langkah tersebut. Namun, sekarang telah menjatuhkan tentangannya sebagai Demokrat Kristen (CDU) dan partai saudara perempuan Bavaria mereka, CSU, telah mendukung rencana untuk menghapuskan iklan tembakau di daerah outdoor dari tahun 2022.

Makalah ini menyerukan larangan iklan rokok di bioskop-bioskop dari tahun 2021, iklan-iklan produk pembakaran tembakau atau pemanas dari tahun 2023, dan iklan-iklan e-rokok mulai tahun 2024. Setelah larangan yang diusulkan diberlakukan, iklan masih akan diizinkan di acara olahraga nasional dan di dalam toko-toko tembakau.

Namun, para juru kampanye telah menyerukan lebih banyak upaya untuk melindungi kaum muda. Environmentalist Jerman Green Party mengatakan modifikasi yang diusulkan tidak cukup, menyerukan larangan iklan e-rokok lebih awal dari 2023. Menurut Global Tobacco Atlas, 124.800 orang meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh tembakau di Jerman setiap tahun.

Lebih dari 110.000 anak-anak (10-14 tahun) dan 15.341.000 orang dewasa (15+ tahun) terus menggunakan tembakau setiap hari, katanya. WHO mengatakan larangan komprehensif untuk iklan, promosi, dan sponsor tembakau mengurangi konsumsi produk tembakau, termasuk di antara kaum muda.

Pasal 13 Konvensi Kerangka Kerja WHO tentang Pengendalian Tembakau (WHO FCTC) mewajibkan Para Pihak pada Konvensi untuk menerapkan larangan (atau pembatasan) komprehensif terhadap iklan, promosi, dan pemberian sponsor tembakau.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan