DALAM SERANGAN BURKINA FASO TELAH MENEWASKAN 35 WARGA DAN TERORIS 80 ORANG



Sebuah serangan militan di Burkina Faso pada Selasa menewaskan 35 warga sipil, hampir semuanya wanita, kata presiden. Tujuh tentara dan 80 teroris juga tewas dalam serangan ganda di sebuah pangkalan militer dan kota Arbinda di provinsi Soum, kata militer.

Burkina Faso dihadapkan dengan situasi keamanan yang memburuk di wilayah utara dengan serangan teroris hampir setiap hari yang telah memicu gelombang kepanikan di negara itu."Selasa pagi dini hari, sekelompok besar teroris serentak menyerang pangkalan militer dan penduduk sipil di Arbinda," kata kepala staf angkatan darat dalam sebuah pernyataan, menambahkan 80 teroris telah "dinetralkan."

Setelah serangan itu, Presiden Burkina Faso Roch Marc Christian Kabore mengatakan 35 warga sipil tewas."Serangan biadab ini mengakibatkan kematian 35 korban sipil, kebanyakan dari mereka adalah wanita," katanya di Twitter, sambil memuji "keberanian dan komitmen" pasukan pertahanan dan keamanan.

Korban tewas 31 di antaranya adalah wanita, mengutip menteri Komunikasi dan juru bicara pemerintah negara itu Remis Dandjinou. Tidak ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Presiden juga telah menyatakan 48 jam berkabung nasional dari Rabu tengah malam.

Serangan pagi itu dilakukan puluhan jihadis dengan sepeda motor dan berlangsung beberapa jam sebelum angkatan bersenjata yang didukung oleh angkatan udara mendorong militan kembali, kata militer. Sejak 2015, serangan teroris telah merenggut nyawa lebih dari 700 orang, termasuk 200 tentara angkatan bersenjata, dan ribuan lainnya mengungsi di negara Afrika Barat.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan