AS PERINGATKAN RISIKO ISIL YANG DI PEGANG SURIAH BERGERAK LAMBAT



Sekitar 10.000 gerilyawan ISIL yang ditahan di penjara di timur laut Suriah menghadirkan risiko keamanan besar, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, Selasa, mendesak negara-negara untuk mengambil kembali warganya yang bergabung dengan kelompok itu dan kemudian ditahan.

"Ini adalah bom waktu untuk memiliki bagian yang lebih baik dari 10.000 tahanan (ditahan di Suriah), banyak dari mereka adalah pejuang asing," kata pejabat itu kepada wartawan dalam panggilan konferensi. ISIL telah kehilangan hampir semua wilayahnya di Irak dan Suriah. Mantan pemimpinnya Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serangan A.S bulan lalu tetapi kelompok itu tetap menjadi ancaman keamanan di Suriah dan sekitarnya.

Sekutu telah khawatir bahwa gerilyawan ISIL dapat melarikan diri sebagai akibat dari serangan Turki terhadap para pejuang milisi Kurdi Suriah, yang telah menahan ribuan pejuang kelompok itu dan puluhan ribu anggota keluarga mereka. Pejabat A.S. mengatakan sedikit kemajuan yang telah dicapai dalam pemulangan para tahanan ISIL, dengan hanya beberapa yang diambil kembali oleh negara-negara Timur Tengah dan Asia Tengah tertentu.

"Mengingat ada ratusan orang ditahan dari Eropa, kami sangat bermasalah dengan ini," kata pejabat itu. "Ini masalah utama pembicaraan diplomatik," tambahnya. Amerika Serikat akan mengadakan pertemuan para menteri luar negeri dari koalisi pimpinan AS melawan ISIL di Washington pada hari Kamis untuk membahas langkah selanjutnya menuju kalibrasi ulang pertarungan melawan kelompok garis keras jihad.

Masalah bagaimana menangani tahanan ISIL kemungkinan akan menjadi perhatian utama. Trump membuka jalan bagi serangan Turki yang terancam lama ke Suriah timur laut pada 9 Oktober melawan pasukan Kurdi yang telah menjadi sekutu utama Amerika dalam pertempuran melawan ISIL sejak 2014.

Pejabat itu mengatakan Amerika Serikat yakin bahwa sementara itu, milisi Suriah Kurdi dapat menjaga keamanan para tahanan tetapi tidak mau mengambil risiko dengan menempatkan sekelompok besar militan di satu tempat.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan