TERSANGKA PENCULIKAN DAN PEMBUNUHAN DI SURABAYA MENCERITAKAN KEJADIANNYA
Bangkit Maknutu Dunirat (32) di temukan tewas usai di culik di Surabaya. Korban di culik karena selalu mengelak pada saat di tagih utang cicilan mobil miliknya. Lalu bagai mana pengakuan tersangka usai membunuh korban? Salah satu tersangka Bambang Irawan (27) mengaku pada awalnya menculik korban hanya untuk menakut-nakutinya saja. Tujuan nya agar utang tagihan nya kredit mobil atas nama istrinya, Rulin Rahayu Ningsih segera di lunasi.
“Awalnya saya hanya nakut-nakutin saja agar segera di bayar utang cicilan mobilnya soalnya penghasilan saya sama istri itu selalu habis buat bayar tagihan yang korban buat itu,”ungkap Bambang, Jumat (18/10). Namun, ia menjadi gelap mata karena saat di dalam mobil, korban malah melompat dan berusaha untuk melarikan diri. Akibat upaya korban itu, mobil tersangka akhirnya menabrak mobil lain dan harus mengganti rugi.
"Kejadian korban kabur di Ketintang itu menjadikan saya gelap mata. Karena saya harus ganti rugi mobil yang saya tabrak, tutur Bambang. "Kemudian saya memutuskan membunuh waktu di perjalanan di atas mobil. Terus ada yang bilang (M Imron menyuruh) buang saja ke Cangar," bebernya.
Saat ditanya apakah menyesal dengan perbuatannya itu? Bambang mengakui sangat menyesal. Sebab, ia telah gelap mata sampai membunuh korban. "Saya menyesal karena saya gelap mata," Lurih Bambang. Rulin Rahayu Ningsih (32) yang merupakan istri Bambang mengaku tidak mengetahui kalau korban sampai dibunuh. Karena ia mengira setelah diculik korban akan diserahkan ke polisi yang memang selama ini telah dia laporkan ke polisi saat menagih di Sumenep, Madura namun belum ada tindaklanjut laporannya.
“Saya belum tahu kalau di bunuh. Soalnya suami ini yang saya tahu sudah melaporkan ke Polsek Sumenaep waktu saya nagih beberapa tanggungan nya korban,”terang Rulin. Suami saya juga sering komunikasi dengan orang polres Sumenep. Jadi saya piker suami saya ini akan membawa yang ke berwajib. Tapi kenyataan nya saya nggak tahu kalau bakalan seperti ini,”sesal Rulin.

Comments
Post a Comment