SEORANG PENGUSAHA KERIPIK DITEMUKAN TEWAS DI DALAM KAMARNYA
Seorang pemilik usaha kripik di Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rina Suhayaryati Amalia (46), di temukan tewas di dalam kamar rumah nya di Desa Girilaya, Kecamatan Panawangan. Korban juga adalah seorang guru SMK Swasta di Jatinagara, Ciamis.
Menurut informasi, saat ditemukan dengan kondisi terlungkup, pada leher korban terdapat lilitan kain berwarna kuning. Ia ditemukan oleh pegawainya Pada Minggu (6/10). Korban di duga di bunuh oleh maling lantaran tepergok saat akan mencuri di rumah nya.
Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Akbar mengatakan dugaan sementara itu merupakan kasus pencurian dengan kekerasan (Curas). Saat ini kasus tersebut sedang ditangani Satreskrim Polres Ciamis.”Jasad korban masih diotopsi di Sartika Asih Bandung,”singkatnya malalui pesan singkat.
Sementara itu, Perangkat Desa Girilaya Yayat Suyatna saat di temukan warga korban sudah tidak bernyawa. Di temukan para karyawan saat akan bekerja membuat keripik. Ketika karyawan akan masuk pintu di kunci. Kondisi sudah siang dan karyawan khawatir, lalu mereka berinisiatif mendobrak pintu rumah. Saat berhasil masuk, pintu ruang kamar korban terkunci. Di coba diketuk tapi bosnya berhasil masuk, pintu ruang kamar korban terkunci di coba diketuk tapi bos nya tak mau membuka pintu kamarnya.
Karyawan semakin khawatir lalu mendobrak pintu kamar. Ternyata korban ada di tempat tidurnya dengan posisi telungkup. Pada leher korban juga terdapat lilitan kain warna kuning. "Korban sulit dibangunkan, karyawannya langsung panik dan meminta bantuan warga sekitar. Saat diperiksa oleh warga, ternyata sudah tak bernyawa. Memang korban tewas diduga dibunuh maling," jelas Yayat.
Yayat menjelaskan selain memiliki perusahaan makanan korban juga sebagai guru SMK swasta di Kecamatan Jatinagara, Ciamis. Selain itu memiliki usaha lainnya yakni toko buku, fotokopian dan jasa pengiriman logistik. Korban hanya tinggal seorang diri di rumahnya. Suaminya bekerja di luar daerah.

Comments
Post a Comment