TIGA WARGA PALESTINA YANG BERKAITAN TEWASNYA WARGA ISRAEL AKIBAT BOM DITANGKAP
Otoritas keamanan Israel menangkap tiga tersangka asal Palestina terkait pembunuhan seorang remaja Israel dalam pengeboman di Tepi Barat Ketiga tersangka yang ditangkap diidentifikasi sebagai anggota kelompok militer di Palestina. Seperti yang di beritakan (30/9), badan keamanan domestic Israel, Shin Bet, dan Kepolisian dalam pernyataan menyebut ketiga tersangka yang ti tangkap merupakan anggota aktif dan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), yang oleh Istrael ditetapkan sebagai kelompok teroris.
Otoritas Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa juga menetapkan PFLP sebagai kelompok teroris. Ketiga tersangka ditangkap terkait ledakan bom pada 23 Agustus lalu yang menewaskan seorang remaja Israel bernama Rina Shnerb (17). Ledakan bom itu terjadi di dekat sebuah mata air yang di fungsikan sebagai kolam renang, yang dekat dengan permukiman Yahudi di Delov, sebelah timur laut Ramallah.
Ledakan bom itu juga melukai ayah dan saudara laki-laki Shnerb.”Dalam operasi gabungan antara Shin Bet, Militer dan kepolisian Israel, pelaku dari serangan itu telah ditemukan dan ditangkap,”demikian pernyataan Shin Bet dan Kepolisian Israel yang di berahukan Sabtu (28/9) waktu setempat.
Pernyataan Shin Bet dan Kepolisian Israel menyebut tiga tersangka yang di tangkap sebagai warga Ramallah yang aktif dalam PFLP. Diketahui bahwa PFLP melancarkan serangan pembajakan pesawat tahun 1960-an dan 1970-an silam. Dalam beberapa tahun terakhir, PFLP telah kehilangan daya Tarik di wilayah Palestina.
Ditambahkan Shin Bet dalam pernyataan bahwa sel (PFLP) itu sedang mempersiapkan serangan lainya saat penangkapan terjadi, khususnya serangan bersenjata dan penculikan. Kepolisian Israel menyebut penangkapan ketiga tersangka dilakukan beberapa minggu lalu, tanpa memberi penjelasan yang detail. Terlepas dari Israel soal PFLP, sejauh ini belum ada klaim dari kelompok maupun pihak tertentu atas ledakan bom tersebut.

Comments
Post a Comment