SATU ORANG KORBAN DALAM KECELAKAAN TRUK REM BLONG MENINGGAL



Benny (54), korban kecelakaan truk rem blong yang menyeruduk bengkel sekaligus rumah warga, nyawanya tak terselamatkan saat di lakukan penanganan medis di RSUD Palabuhanratu, Sukabimi. Korban mengalami pendarahan otak.”Sejak di bawa ke IGD, kami sudah curiga mendapatkan benturan keras di bagian dada, dan mengakibatkan pendarahan di paru-paru. Kami bawa untuk rontgen, ternyata pada waktu rontgen, kondisi sudah ngdrop. Dokter bedah kami panggil, ternyata betul di situ ada pendarahan di paru-paru,”kata Kepala Seksi Penanganan Medis RSUD Pelabuhanratu Wisnu Budiharyo, Kamis (19/9).

Selain pendarahan pada paru-paru, ada pendarahan di otak korban. Hal ini terlihat dari kondisi korban yang terus drop.”Karena jita belum punya alat CT scan, ada dugaan korban juga mengalami pendarahan di otak. Karena pertimbangan dalam menyelamatkan nyawa, kami panggil keluarganya. Kami beri pilihan, walaupun di rujuk juga kemungkinan meninggal di jalan. Kalau keluarga setuju, kami upayakan operasi di sini, terutama penanganan pendarahan di paru-parudulu. Keluarga akhirnya setuju operasi,”tutupnya.

Operasi berlangsung pada pukul 10.30 WIB. Meski korban sempat membaik, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.”Kita masukkan selang untuk mengeluarkan darah dan cairan di paru-parunya supaya bisa mengembang lagi. Paru-paru membaik, kondisinya. Pupil tiba-tiba mengecil, tanda pendarahan di otak yang progresif,”ujar Wisnu.

Sekitar pukul 11.20 WIB, korban meninggal dunia, diduga pendarahan di otak yang merenggut nyawa korban. "Pendarahan di paru-paru itu akibat ada patahan di tulang dada menusuk paru-paru korban," kata Wisnu. Terkait status hukum sopir truk, Ajat Sudrajat (22), Kanitlaka Lantas Polres Sukabumi Iptu Nandang Herawan menyebut saat ini masih menjalani pemeriksaan. Truk tersebut mengangkut semen.

"Belum ada tersangka. Kami masih lakukan penyelidikan dan meminta keterangan sopir terkait kejadian tersebut. Untuk korban memang dilaporkan meninggal dunia saat akan dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH," ujar Nandang.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan