MALNUTRISI DAPAT MENYEBABKAN GANGGUAN KESEMBUHAN TRANSPLANTASI
Kebutaan karena malnutrisi yang di sebabkan karena konsumsi junk food yang berlebihan oleh remaja di Inggris menjadi pelajaran bagi banyak pihak. Peran oran tua sengat penting untuk mengontrol makanan yang akan di konsumsi oleh anak agar kejadian serupa tak terulang. Sebab, mata yang buta karena malnurisi tak bisa lagi sembuh meski trasplantasi kornea.
“Kalau sudah saraf mata yang kena, dia sudah nggak bisa lagi kembali normal,”sebut spesialis mata dr Damara Andalia, Spm, dari Jakarta Eye Center (JEC) Kedoya, Jakarta Barat, Jumat (8/9). “Meski transplantasi kornea, sudah tidak bisa. Karena ini kan kenanya di saraf, jadi kayak kabelnya untuk mesin terputus, nggak bisa lagi di sambung,”sambungnya.
Mengutip The Guardian, remaja yang kini berusia 19 tahun tahun itu disebut hanya mengonsumsi keripik, sosis, ham, dan makanan olahan lainnya karena mengalami gangguan ARFID atau avoidant-restrictive food intake disorder sehingga tidak menyukai rasa dan tekstur buah juga sayuran.
Untuk menghindari kasus lainnya, dr Damalia berharap agar orang tua tidak memanjakan anak dengan membiarkannya makan sembarangan. Tetap beri asupan sayur dan buah dan menjalankan pola makan sehat setiap hari. "Kasian kan, jadi pokoknya kalau anak nggak suka makan sayur dan buah, paksain aja. Kan ini untuk kebaikan. Jadi makan harus gizi seimbang," pungkasnya.

Comments
Post a Comment