KELUARGA TIDAK MENGETAHUI APUNG MERUPAKAN BURONAN PEMBUNUHAN GADIS BADUY
Apung Muhammad Saeful (AMS) ditangkap dalam pelariannya di Buay Pemaca, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Dia merupakan satu dari tiga pelaku pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap gadis Baduy, Banten, berinisial S.
Kasatreskrim Polres OKU Selatan AKP Kurniawi mengungkapkan, pelaku ditangkap saat sedang tidur di rumah keluarganya bernama Abong, Rabu (4/9). "Kemarin dia kami tangkap, dia sedang tidur pulas di rumah keluarganya," ungkap Kurniawi, Kamis (5/9).
Hanya saja, kata Kurniawi, keluarga tidak mengetahui jika Apung buronan polisi. Sejak tiba di kampong itu, Apung bersikap seperti biasa sehingga tidak menaruk kecurigaan warga setemapat. "Setelah ditangkap baru kami jelaskan, keluarga kaget mendengar Apung seorang buronan," kata dia.
Sebelum merantau di Banten, Apung menempuh Sekolah Dasar di kampung tersebut. Dia ikut ke Banten bersama orangtuanya yang pindah ke sana. "Untuk motif maupun proses hukum kami tidak berwenang karena wewenang Polda Banten, kami hanya backup penangkapan saja," ujarnya.
Diketahui, remaja baduy ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di gubuk ladang huma, Kecamatan Cisimeut, Kabupaten Lebak, Jumat (30/8). Saat ditemukan, korban tewas dengan sejumlah luka sobek di wajah, bahu dan lengannya. Bahkan, sebelum dibunuh korban diduga diperkosa terlebih dahulu oleh pelaku.

Comments
Post a Comment