EMAK EMAK ANAK YANG MERAMPAS PERHIASAN BOCAH SD TERTANGKAP CCTV



Aksi seorang emak-emak merampas perhiasan siswi kelas II SD di Mojokerto terekam kamera CCTV. Pelaku sebagai teman ibu korban untk memperdayainya. Perampasan ini dialami Bilqis Nur Fadila, siswa kelas III MI-Muslihin, Kelurahan Kauman Kecamatan Prajurit Kulon, kota Mojokerto. Pelaku perampasan seorang wanita bertumbuhgemuk mengendarai sepeda motor matik warna hitam. Pelaku memakai baju warna biru dan kerudung.

Aksi pelaku terekan kamera CCTV di depan salah satu rumah warga Lingkungan Kauman Tengah, Kelurahan Kauma, pada Senin (16/9). Sekitar pukul 11.38 WIB, pelaku memboncengkan korban. Tak lama berselang, wanita yang belum diketahui identitasnya ini menurunkan korban di dekat sekolahanya.

Ketua RW setempat, mardi (62), mengatakan saat ini korban sedang istirahat sekolah, sehingga dalam rekaman CCTV korban tampak masih seragam putih-hijau.”Korban di datangi pelaku saat istirahat di depan kota dekat sekolah. Pelaku mengaku sebagai teman ibu korban, lalu mengajak korban naik sepeda motor,”kata Mardi di lokasi kejadian, Kamis (19/9).

Ia menjelaskan korban lantas diajak pelaku berputar-putar di kawasan Kauman. Saat di gang yang sepi, pelaku merampas cincin dan giwang emas milik korban. Setelahnya, gadis kelas III SD itu diturunkan di dekat sekolahnya. "Korban menangis saat kembali ke sekolah. Dia lalu cerita kepada gurunya setelah cincin dan giwangnya diambil, kalungnya tidak," imbuhnya.

Wakil yayasan MI-Muslihin Jumanah membenarkan insiden perampasan yang di alami dalam salah seorang siswinya. Senada dengan keterangan Mardi, modus pelaku berpura-pura menjadi teman ibu korban. Namun dia tidak mengetahui pasti nilai kerugian korban. Pihak nya pun melakukan sosialisasi kepada para wali murid agar tidak memberi perhiasan berlebih kepada anak-anak. Hal itu untuk mencegah kejadian serupa terulang.”Keluarga korban sudah menerima, yang terpenting anaknya selamat, sehingga kami tidak melapor ke polisi,”pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan