BAYI MALANG YANG MINUM KOPI KARENA ORANG TUA TIDAK SANGGUP MEMBELI SUSU
Bayi malang 14 bulan, Hadijah Haura, di Desa Tonro Lima Polewati Mandar, Surbar terpaksa di beri kopi karena orang tua tak mampu membeli susu. Dinas Kesehatan Polman pun langsung turun tangan mengurus bayi itu. Kepala Dinas Kesehatan Polman pun langsung turun tangan mengurus bayi itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, Andi Suaib Nawawi menegaskan, pemberian kopi pada balita bukan lah tindakan yang tepat. Kopi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan bagi bayi.”Selain mengadung kafein yang belum tepat di berikan pada anak usia bayi, hal tersebut dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan menyebabkan berbagai masalah seperti gizi buruk,”jelas Andi Suaib Nawawim Minggu (15/09).
Dia mengatakan, pihaknya meminta jajaran Dinkes Di tingkat desa menemu bayi tersebut untuk di beri bantuan. Selain itu, Dinkes juga akan menggalakkan sosialisasi bantuan susu bagi orang miskin yang bisa di ambil di Puskesmas Pembantu (Pustu).”Untuk itu saya mengimbau para petugas kesehatan yang ada di desa, agar lebih aktif lagi mendatangi pustu-pustu untuk memberikan sosialisasi kepada para orang tua, terkait pola asuh anak yang baik salah satunya dalam hal pemberian makanan untuk menemukan asupan gizi anak, termasuk melihat langsung kondisi bayi yang di beri kopi oleh kedua orang tua,”pungkasnya.
Anak pertama dari pasangan Sarifuddin dan Anita, kini juga mendapat perhatian pihak. Anita mengatakan, banyak orang berdatangan untuk memberikan bantuan susu formula dan sejumlah makanan tambahan.”Alhamdulilah, sepanjang hari ini ada beberapa warga yang dating menunjukkan kepedulian nya, mereka membawa susu dan makanan lain untuk Haura, terima kasih buat semua yang telah peduli,”ungka Anita saat di konfirmasi terpisah.

Comments
Post a Comment