AULIA SEMPAT MERASA PANIK SAAT PUPUNG TIDAK SADARKAN DIRI
Tak bisa di pungkiri, di balik kesadisan aksinya membunuh suami dan anak tiri, Aulia Kesuma masih menyimpan setitik belas kasihan. Belas kasihan itu di rasakan Aulia ketika melihat Edi Chandra alias Pupung Sadili (54) tergoleh tak berdaya usai di cekoki dengan 30 butir obat tidur.
Tak hanya kasihan, Aulia juga merasa ketakutan menakal aksi sadis melumpuhkan korban ia lakoni.”Karena gini sebenarnya, kalau saya bilang tegaan bukan nya munafik, saya memang punya niat membunuh. Tapi kalau saya di suruh lihat sendiri suami saya itu jujur saja saya nggak sanggup, waktu saya abis kasih obat tidur itu saya panic. Saya sempat bangat beneran Allah yang tahu, yuk yah ayah kita ke dokter aja yuk’. Saya sempat mengajak Pak Edi ke dokter. Karena saya takut gitu,”kata aulia di Polda Metro Jaya, Selasa (3/9).
“Saya emang biasa minum obat Valdes itu kan, tapi satu. Kalau sampai banyak saya belum tahu efeknya. Saya sempat ketakutan,”sambungnya. Ketakutan Aulia bukan tanpa sebab. Rencana awal, ia hanya berperan melumpuhkan korban bukan mengeksekusi.
“Tadinya kan memang yang akan mengerjakan itu memang para eksekutor kan bukan nya saya turun tangan sendiri, tidak. Memang dari awal tugas saya sama anak saya Cuma melumpuhkan. Dalam arti membuat mereka berdua tertidur karena, saya Cuma tugas nya melumpuhkan,”kata nya.
Sebelumnya, puluhan butir obat tidur disiapkan Aulia Kesuma alias AK untuk membunuh suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya M. Adi Pradana alias Dana. Obat tidur itu 'diulek' lalu dicampur dengan jus tomat kepada para korban.
“AK membeli obat tidur 30 butir Vandres. Ada juga sarung tangan karet dan alcohol aksinya dia sudah mencampur dulu jus tomat dengan obat tidur vandres 30 butir, digerus, dicampur dalam 3 mug gelas. Satu untuk ECP, datu D,”kata Direktur Reserse Kriminal Umum Dirreskrimum Kombes Suyudi Ario Seto di polda Metro Jaya, Senin (2/9). Obat tidur itu ia peroleh dari sebuah warung di kawasan Kalibata, Jakarta selatan Dua gelas sudah terisi obat itur itu dan satu minuman keras.

Comments
Post a Comment