TOKO MEBEL DI JEMBER HABIS TERBAKAR AKIBAT BATANG ROKOK
Kebakaran terjadi di salah satu toko mebel di Dusun Krajan, Desa Curah Malang, Kecamatan Rambipuji. Kebakaran diduga akibat puntung rokok yang masih menyala. Peristiwa ini terjadi sekitar Pukul 06.00 WIB. Dalam proses pemadaman api, selain dibantu warga, 2 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Mako A Jember dan Mako Rambipuji diturunkan, serta dibantu TRC BPBD Jember.
Untuk kerugian diprediksi mencapai Rp 300 juta. Penyebabnya diduga akibat puntung rokok pekerja mebel yang mengenai serbuk gergaji bekas pembuatan mebel.”Saat ini kejadian nya pagi hari sekitar pukul 6 pagi, yang pertama kali di ketahui istri pemilik gudang pak Sofi Ibrahim dari kepulan asap yang berasal dari gudang belakang,”kata Penjara Gudang Agung Mujiono,” Minggu (18/8).
Kemudian Agus di panggil, dan mengecek sumber asap yang semakin mengepul banyak.”Di padamkan dengan cara di siram air dan juga di bantu oleh warga. Tapi karena api semakin bebesar, salah satu teman memanggil petugas damkar,”kata nya.
Menurut Agus, kebakaran tersebut di duga di sebabkan oleh punting rokok yang masih menyala. Sebab di lokasi dia mendapati ada punting rokok.”Ada punting rokok yang masih menyala. Sebab di lokasi dia mendapati ada puntung rokok.
“Ada punting rokok, ya dugaan nya itu, mungkin dari pegawai took ini. Yang kena ke serbuk gergaji bekas pembuatan mebel itu,”kata nya. Tidak lama berselang, petugas Damkar dating dengan 2 unit mobil, dan langsung berupaya memadamkan api.
Hingga pukul 09.00 WIB, upaya pemadaman dan pendinginan masih dilakukan. "Untuk sumber api berasal dari gudang, dan memang banyak benda-benda mudah terbakar," kata Danru Mako A Damkar Pemkab Jember Suharto saat dikonfirmasi terpisah.
Untuk penyebab kebakaran, katanya, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. "Kalau kami masih belum tahu pasti penyebab kebakaran, asalnya dari gudang belakang toko mebel ini. Kerugian ditaksir Rp 300 Juta," pungkasnya.

Comments
Post a Comment