MARINIR INDONESIA DAN AMERIKA MELAKUKAN PENANGKAPAN MUSUH DI BANYUWANGI



Mariner TNI AL dan Amerika Serikat (USMC) menyerang perpampungan di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Aksi itu merupakan latihan menyerang musuh yang melakukan intimidasi terhadap warga. Penyerangan tersebut merupakan bagian dari Latihan Bersama Platoon Exchange (Platex) 2019. Dalam latihan tersebut, Marinir dua negara menemukan tempat persembunyian musuh. Sebanyak 2 peleton yang dipimpin Komandan Peleton Lettu Mar Irsyadul dan Lettu USMC Clark untuk melaksanakan patrol penyidikan.

Dari hasil penyelidikan, tempat persembunyian musuh berada di sebuah ketinggian dan di perkampungan yang berada di tengah hutan. Kemudian Komandan Kompi Latihan Lettu Mar Presly menurunkan dua peleton untuk menangkap musuh di tempat persembunyiannya.

Yakni dengan menggunakan teknik serangan untuk musuh yang berada di ketinggian dan Close Quarter Battle (CQB). Atau pertempuran jarak dekat untuk musuh yang berada di sebuah rumah di perkampungan. "Latihan kami ini kita sebut sebagai latihan patroli penyelidik, serangan, dan CQB yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan komunikasi Marinir kedua negara dalam hubungan Peleton," ujar Mayor Marinir Eko Budi Prasetyo selaku Komandan Satgas Latma Platex 2019, Senin (19/8)

Patroli penyelidik, serangan dan CQB tersebut, kata Mayor Marinir Eko Budi, dilaksanakan dalam rangka untuk mengasah naluri tempur Marinir kedua negara. Mereka dihadapkan dengan medan perbukitan dan perkampungan. "Selain itu juga untuk meningkatkan profesionalisme Komandan Peleton dalam memanuverkan prajuritnya," tambahnya. 

Latma Platoon Exchange tahun 2019 akan berlangsung hingga 27 Agustus 2019. Selain tiga materi itu, dilatihkan beberapa materi lain seperti Tembak Tempur Offensive (TTO), Tembak Tempur Defensive (TTS), GMUK, Serangan, Patroli Tempur dan Jungle Survival.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan