PERGANTIAN MATA UANG BERSAMA SEDANG DI PERTIMBANGKAN OLEH ENAM NEGARA



Para pemimpin enam negara anggota Masyarakat Ekonomi dan Moneter Afrika Tengah (CEMAC) pada hari Jumat membahas perlunya membuat mata uang bersama mereka Franc, CFA, lebih stabil dan lebih kuat selama pertemuan puncak khusus blok sub-regional. Dalam komunike dari KTT satu hari tertutup yang diadakan di ibukota Kamerun, Yaounde, para pemimpin menekankan pentingnya bagi blok untuk memiliki "mata uang bersama yang stabil dan kuat".

Mereka memutuskan untuk "melakukan refleksi mendalam tentang kondisi serta kerangka kerja" untuk meningkatkan kerja sama moneternya dengan Perancis. Komisi CEMAC dan Bank Negara-negara Afrika Tengah akan "mengusulkan skema yang tepat dalam jangka waktu yang wajar yang mengarah pada evolusi mata uang bersama", kata komunike.

Negara-negara CEMAC (Kamerun, Chad, Republik Afrika Tengah (CAR), Guinea Ekuatorial, Gabon dan Republik Kongo) menggunakan franc CFA sebagai mata uang bersama mereka, yang berakar dalam di era kolonial Perancis.

Dalam sambutan penutupnya di KTT, Presiden Kamerun Paul Biya mengatakan kebijakan moneter yang ada blok sejauh ini telah membantu menjaga stabilitas keuangan di negara-negara anggota, dan menekankan bahwa proposal reformasi harus ditujukan untuk "memperkuat tindakan kami dan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi negara tersebut." kontribusi efektif dari kebijakan moneter untuk pengembangan sub-wilayah kami ”. Menurut dia, pada 2018, tingkat pertumbuhan CEMAC berdiri di 1,8 persen dengan inflasi di bawah tiga persen.

Comments

Popular posts from this blog

CHAD MENDAPATKAN PUJIAN UNI EROPA KARENA TELAH MENGHAPUS HUKUMAN MATI

AS DAN TALIBAN MELAKUKAN KESEPAKATAN YANG BISA MENGARAH PADA PENARIKAN PASUKAN AS

3 mahasiswa di malang tanam ganja di rumah kontrakan