FILIPINA MENANGKAP RATUSAN WARGA CHINA YANG MELAKUKAN PENIPUAN
Kepolisian Filipina menangkap lebih dari 270 warga China dalam operasi terkait skema penipuan secara luas dan besar-sesaran. Dalam skema penipuan berkedok investasi ini, kerugian mencapai 100 juta Yuan (Rp 197 miliar) di alami oleh banyak korban di China.
Seperti yang di kabarkan, Jumat (13/9), penangkapan di lakukan saat Kepolisian Filipina menggerebek sebuah gedung perkantoran di Manila pada Rabu (11/9) waktu setempat. Awalnya empat tersangka di tangkap terkait skema penipuan ini. Namun operasi lanjut berujung pada penangkapan lebih banyaj orang.
"Operasi kemudian berujung penangkapan mendadak terhadap 273 warga negara China lainnya yang tertangkap basah melakukan operasi ilegal secara online," demikian pernyataan otoritas imigrasi Filipina, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Pemeriksaan lebih lanjut terhadap warga negara asing yang ditangkap ini menunjukkan mereka juga sedang diburu oleh otoritas China terkait skema investasi bodong skala besar. Lebih dari 270 warga asing itu juga tidak memiliki dokumen legal yang sah untuk berada di Filipina. Total ada 277 orang yang ditangkap dalam operasi yang dilakukan dalam koordinasi dengan otoritas China ini.
Kedatangan turis dan pekerja asal China ke Filipina mengalami peningkatan sejak Presiden Rodrigo Duterte menjabat pada pertengahan tahun 2016 lalu dan dengan segera menetapkan tujuan untuk meningkatkan hubungan dengan China. Aliran warga China ke Filipina memiliki dampak beragam, dengan otoritas setempat mencurigai banyak dari warga asing itu bekerja secara ilegal dalam industri perjudian online.
Comments
Post a Comment